Belajar dari Jam


Suatu hari seorang tukang jam bertanya kepada jam buatannya.

Keterangan:

TJ: Tukang Jam, J: Jam

 

TJ: “Jam, mampukah nanti kamu berdetak sebanyak 30.240.000 kali dalam setahun?”

J: “Aduh, itu tidak mungkin tuan. Pekerjaan itu sangat berat sekali untukku.”

TJ: “Ok, bagaimana kalau begini saja.” “Mampukah kamu berdetak sebanyak 2,592.000kali dalam satu bulan?”

J: “Aduh tuan, saya rasa saya tidak akan mampu berdetak selama itu.

Si Tukang Jam kembali berpikir.

TJ: “Bagaimana kalo begini, kamu berdetak sebanyak 86.400 kali saja dalam satu hari. Bisa?”

Si Jam pun kembali menjawab, “Aku tidak yakin apakah aku bisa atau tidak.”

Si Tukang Jam kembali berpikir lebih keras lagi.

TJ: “Aha, bagaimana kalo begini saja.” “Berdetaklah sebanyak 3.600 kali dalam satu jam.” “Saya yakin kamu pasti bisa.!”

J: “Tuan, jumlah itu masih begitu besar bagiku. Aku masih ragu apakah aku mampu atau tidak berdetak selama itu.”

Lalu Si Tukang Jam diam dan mulai berpikir, berpikir dan terus berpikir. Akhirnya ia mendapatkan solusinya.

TJ: “Nah, bagaimana kalo kamu berdetak selama 1 kali saja dalam setiap detik. Gimana, kamu bisa?!!”

Dengan nada penuh keyakinan Si Jam pun menjawab, “Saya bisa Tuan.”

Akhirnya Si Jam pun berdetak selama 1 kali dalam setiap detik. Waktu pun terus berlalu. 1 hari t’lah terlewati. 1 minggu terlewati. 1 bulan hingga 1 tahun dan Si Jam pun masih terus berdetak. Bahkan Ia masih tetap berdetak melebihi apa yang Tuannya kira.

Intisari:

Teman-teman, mungkin kita melihat bahwa banyak hal yang tidak bisa kita lakukan dalam hidup ini. Itu semua terjadi kar’na cara berpikir kita yang salah. Kita mampu melakukan banyak hal-hal bahkan yang terlihat ‘impossible’ sekalipun bagi kita. Mulailah belajar untuk mengerjakan sesuatu sedikit demi sedikit. Nikmati setiap proses yang ada. Maka, pada suatu saat temen-temen akan menikmati hasilnya.

Si Jam pun tidak yakin apakah ia dapat berdetak selama 30.240.000 kali dalam satu tahun. Tapi ketika ia mulai mengerjakan tugasnya sedikit demi sedikit dengan berdetak selam 1 kali dalam 1 detik, ia mampu melakukannya. Intinya adalah hargailah setiap proses yang ada. Belajarlah untuk menikmati proses tersebut dan temen-temen pasti akan mampu melakukan apa yang menjadi impian temen-temen semua.

Good Luck!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s